Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Cerpen : The Love Story of Arsya (Part 5)

Haiii...
Kita lanjut lagi yaa cerpen nya. Tapi kayak nya ini bagian terakhir dari kisah cinta Arsya deh T.T
Mungkin lain kali ada cerita lain nya yaa..
Maka nya sering sering ke blog gue yaa.. Okeh deh, silahkan membaca ---->

Cerpen
The Love Story of Arsya (Part 5)


     Ujian Nasional sudah didepan mata. Arsya mulai khawatir akan hasil UN nya nanti. Dia berharap agar nilai nya dapat memuaskan. Bukan hanya itu saja harapan Arsya, ia juga berharap agar hubungan nya dengan Riyan dan Kak Rafli dapat membaik dan bisa dekat lagi seperti dulu.
     Hari itu Arsya baru saja menginjakkan kaki nya dirumah. Saat ia masuk ruang tamu, Bunda dan Ayah nya sudah menunggunya sejak tadi. Sepertinya orang tua Arsya ingin membicarakan sesuatu pada Arsya.
      "Arsya, ayuk duduk dulu disini. Ada yang mau diomongin sama Ayah kamu". Ajak Bunda Arsya.
Arsya menghampiri Ayah dan Bunda nya.
     "Sya, ada yang mau Ayah omongin",
     "Memang ada apa, Yah?", tanya Arsya penasaran.
     "Begini, kamu kan sudah mau lulus SMP, Ayah ingin kamu melanjutkan sekolahmu dikampung bersama eyang. Bagaimana? Apa kamu mau?".
      "Apa, Yah? Aku sih tidak masalah akan hal itu. Tapi apakah boleh aku memikirkan hal itu dulu baik baik?",
      "Tentu saja boleh. Tapi Ayah dan Bunda sangat berharap agar kamu bisa menemani Eyang dikampung".
     "Baik, Yah, Bun, aku akan memikirkan nya dengan matang. Arsya masuk kamar dulu yaa". Arsya pergi meninggalkan Ayah dan Bunda nya dengan hati yang agak bingung.
     Arsya semakin bingung memikirkan hal yang tadi ia bicarakan dengan kedua orang tua nya. Dia tak ingin meninggalkan temannya, kakaknya, terutama Riyan. Dia juga tak ingin berjauhan dengan kedua orang tuanya.
     Sampai akhirnya Arsya memutuskan untuk pergi dan menemani Eyangnya.
     "Yah, Bun, Arsya udah punya keputusan. Arsya akan tinggal bersama Eyang dikampung",
     "Kamu yakin, Sya? Bunda dan Ayah tidak memaksakan nya", Tanya Bunda Arsya dengan muka tidak yakin.
     "Aku sudah memikirkan nya, Yah, Bun. Bunda gak usah khawatirin aku yaa, aku baik-baik aja kok. Jadi aku akan pergi kapan, Yah?".
     "Setelah UN nak, Ayah dan Bunda akan mengantarkan kamu kesana".
     "Ohh yasudah, Yah".
     3 minggu berlalu, UN pun telah selesai dilaksanakan. Arsya bersiap untuk pergi bersama Ayah dan Bunda nya. Rasa tak yakin itu muncul lagi dan mulai menghantui Arsya. Tapi ia berusaha untuk meyakinkan hati nya. Yang ingin ia tau hanya, "Apakah Riyan tau aku akan pergi dari nya untuk waktu yang lama?", "Apakah Kak Rafli tidak mau mengenalku lagi? Apa dia rela kalau aku meninggalakan nya untuk pergi ketempat yang jauh?", "Bagaimanapun aku harus melakukan nya".
     Arsya pun akhirnya pergi dengan banyak pertanyaan dan kekhawatiran dibenaknya.
Huhuhuu.. T.T
Terus liat-liat blog gue yaa..
Nanti bakalan share fakta-fakta unik dan menarik, pelajaran juga ada cerpen, puisi, pidato, insyaAllah gue share ^^
Paypay (^_^)/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

48 Family
Naruto Uzumaki Running